Hukum AgrariaPersonel TNI gagalkan penyelundupan 500 liter minyak tanah

Personel TNI gagalkan penyelundupan 500 liter minyak tanah

Jayapura ((Feed)) – Personel TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST berhasil menggagalkan penyelundupan 500 liter minyak tanah ke Kabupaten Keerom, Papua.

Wakil Komandan (Wadan) Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 713/ST Kapten Inf Simon Freddy Pasaribu di ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Minggu malam mengatakan kegiatan pencegahan dan penindakan itu dilakukan pada Rabu (4/9).

“Dua orang pelaku dalam 1 mobil pick up berhasil diamankan personel Pos Kout KM 31 yang sedang melaksanakan sweeping di pimpin langsung oleh Letda Ckm Syaban yang kesehariannya menjadi Komandan Peleton Kesehatan,” katanya.

Menurut dia, aksi tersebut merupakan salah satu tugas pokok dari Yonif 713/ST yang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-PNG, salah satunya adalah melakukan kegiatan pencegahan dan penindakan terhadap segala kegiatan yang berbau ilegal, dimana kegiatan ilegal tersebut akan berpengaruh besar terhadap stabilitas keamanan wilayah negara Republik Indonesia.

Baca juga  Ditkrimum Polda Papua lakukan olah TKP di Kampung Olen

“Aksi sweeping dilalukan tepat di jalan depan Pos Kout di Arso, guna melakukan pencegahan dan pengamanan terhadap tindakan illegal yang terjdi sekitaran Kabupaten Keerom,” kata Simon.

Letda Ckm Syahban menjelaskan bahwa beberapa jerigen berisi 500 liter minyak tanah itu untuk sementara diamankan saat hendak melintasi Pos Kout oleh dua orang pelaku yang menggunakan 1 unit mobil Pick up.

“Kedua orang pengendara sementara kami tahan dahulu, yakni Apris (35) dan Joni (15th) karena mereka tidak membawa dokumen resmi atau surat surat ijin lainnya, makanya kita amankan sambil menunggu adanya dokumen resmi tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIT menjelang Adzan Magrib, bermula dari kecurigaan anggota Satgas yang sedang melaksanakan pemeriksaan dan keduanya terlihat gugup dan kurang tenang.

“Setelah berkoordinasi dengan pihak berkompeten, kedua orang beserta 1 mobil pick up dilepaskan dan dipersilahkan untuk melengkapi dokumen,” kata Syahban.

Baca juga  Polres Metro Jakut belum tetapkan tersangka obat kedaluwarsa

Atas kejadian tersebut, Dansatgas Yonif 713/ST Mayor Inf Donny Gredinand menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keseimbangan lingkungan dengan tidak sembarang pengambilan atau menimbun bahan bakar sejenis minyak tanah atau pun BBM lainnya.

“Kami, Satgas Yonif 713/ST selain menjaga perbatasan tetapi juga sekaligus mencegah terjadinya tindakan illegal contohnya seperti kejadian yg di temui di Pos Kout yaitu ditemukannya penyelundupan minyak tanah sebanyak 500 Liter,” katanya.

Kejadian ini, kata dia, sangat tidak diinginkan karena melanggar hukum yang berlaku di Indonesia.

“Oleh karena itu kami berharap semoga kejadian seperti ini bias dikurangi dan untuk personel Satgas agar lebih meningkatkan ketelitian dan kewaspadaan terhadap kejahatan maupun tindakan yang tidak diinginkan,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...