Hukum AgrariaRibuan pengendara terjaring Operasi Patuh Lodaya di Sukabumi

Ribuan pengendara terjaring Operasi Patuh Lodaya di Sukabumi

Sukabumi, Jabar ((Feed)) – Hingga hari keempat sudah ribuan pengendara kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, terjaring Operasi Patuh Lodaya 2019.

Operasi dilaksanakan selama 14 hari ke depan terhitung mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019.

“Ribuan pengendara yang terjaring operasi ini ada yang dikenakan tilang, disita sementara kendaraannya dan hanya ditegur,” kata KBO Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota Iptu Ratno Panji Setiaji di Sukabumi, Minggu.

Sebelum dilaksanakan Operasi Patuh Lodaya ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya pengendara kendaraan bermotor baik di media sosial maupun massa agar menaati peraturan dalam berkendaraan atau berlalulintas.

Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap tertib lalu lintas untuk terciptanya keamanan dan ketertiban lalu lintas khususnya di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Baca juga  Puluhan PMI ilegal asal NTT kembali diamankan

Selain itu, operasi ini juga untuk melakukan cipta kondisi menjelang pelantikan calon Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Jabar dan Kota Sukabumi.

Adapun yang menjadi sasaran pada operasi ini adalah penggunaan helm yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI) dan alat keselamatan berkendaraan lainnya seperti sabuk pengaman, pengemudi yang terpengaruh alkohol dan narkoba, pengemudi di bawah umur atau kecepatan yang melebihi batas.

Kemudian, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai peraturan, penggunaan rotator serta melawan arus.

Mayoritas pengendara yang terjaring razia ini berusia antara 17-20 tahun seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus dan kebut-kebutan.

“Operasi ini kami lakukan secara random baik tempat dan waktu hingga batas waktu yang telah ditentukan. Untuk jumlah pengendara yang terjaring razia ini rata-rata di atas 300 kendaraan,” katanya.

Baca juga  Film asal Kolombia "Monos" jadi film terbaik Festival Film London 2019

Panji mengatakan diharapkan dengan digelarnya operasi ini jumlah pelanggaran menurun khususnya angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pengendara bisa lebih patuh dan memperhatikan keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain dalam berkendaraan. 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...