Hukum AgrariaPolisi tangkap satu pria terkait kebakaran di pasar Mamuju Tengah

Polisi tangkap satu pria terkait kebakaran di pasar Mamuju Tengah

Mamuju ((Feed)) – Polisi menangkap seorang pria yang diduga memicu terjadinya kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 117 kios di Pasar Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat.

“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan adanya kejanggalan atas terbakarnya Pasar Topoyo. Berdasar dari situlah kami mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi dan ditemukan kecurigaan jika kebakaran itu berasal dari rumah seorang warga berinisial Hs,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mamuju Ajun Komisaris Polisi Samsuriansyah saat dihubungi Minggu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, ia menjelaskan, polisi mengembangkan penyelidikan dan memburu Hs yang diduga melarikan diri ke Kabupaten Majene.

“Setelah dipastikan bahwa kebakaran tersebut diduga akibat ulah Hs, kami kemudian berkoordinasi dengan Polres Majene dan pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu malam (31/8) pukul 23.11 WITA,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebelum kebakaran Hs cekcok dengan istrinya dan kemudian membakar sepeda motornya.

Baca juga  "Hustler" kisahkan penari telanjang, uang dan perampokan

“Jadi, pelaku yang kesal kemudian membakar motornya dan meninggalkannya. Akibat ulah Hs itulah api merambah dan menghanguskan sejumlah kios yang ada di Pasar Topoyo,” katanya.
​​​​​​​
Tim dari Laboratorium Forensik Polri, ia melanjutkan, akan melakukan olah kejadian perkara di Pasar Topoyo pada Minggu.

“Tim Labfor dari Makassar akan datang ke Mamuju Tengah untuk melakukan olah TKP di lokasi kebakaran di Pasar Topoyo,” kata Samsuriansyah.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah Rahmat Syam mengatakan kebakaran hebat yang melanda Pasar Topoyo pada Sabtu dinihari hingga pagi menyebabkan 117 kios terbakar.

“Ada dua petugas pemadam kebakaran dan satu dari BPBD yang mengalami sesak nafas dan sempat dibawa ke rumah sakit karena menghirup gas dari kios yang terbakar. Di pasar itu memang banyak yang menjual gas elpiji sehingga asap dari gas yang terbakar itulah yang membuat petugas sesak nafas,” terang Rahmat Syam.

Baca juga  Lemkapi kecam pernyataan Veronika Koman diskreditkan Indonesia

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...