Hukum AgrariaKPK eksekusi 10 terpidana dari dua perkara korupsi

KPK eksekusi 10 terpidana dari dua perkara korupsi

Jakarta ((Feed)) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeksekusi 10 terpidana dalam dua perkara korupsi berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“KPK telah selesai melakukan eksekusi terhadap 10 terpidana dalam dua perkara. Mereka dieksekusi ke sejumlah tempat dan akan menjalani hukuman sesuai dengan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Adapun rinciannya, yakni empat terpidana perkara korupsi suap terkait denga proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian PUPR.

1. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Strategis Wilayah IIA Donny Sofyan Arifin dieksekusi dari Rutan Pomdam Jaya Guntur ke Lapas Klas I Tangerang.
Donny divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan.

2. PPK Pembangunan SPAM Strategis Wilayah IB Meina Woro Kustinah dari Rutan Polres Jakarta Selatan ke Lapas Klas IIA Wanita Tangerang.
Meina divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Baca juga  DLH Agam ambil sampel udara ambien di Lubukbasung

3. Kepala Satuan Kerja Tanggap Darurat Permukiman Pusat Teuku Mochammad Nazar dari Rutan Polres Jakarta Pusat ke Lapas Klas I Tangerang.
Nazar divonis 6 tahun penjaRa ditambah denda Rp250 juta subsider 2 bulan kurungan.

4. Kepala Satuan Kerja merangkap PPK Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Anggiat P Nahot Simaremare dari Rutan Pomdam Jaya Guntur ke Lapas Klas I Tangerang. Anggiat divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 2 bulan kurungan.

Selanjutnya, enam tersangka lainnya yang dieksekusi dalam perkara suap pengesahan APBD Sumut.

1. Anggota DPRD Sumut 2009-2014 Tonnies Sianturi dari Rutan Polres Jakarta Pusat ke Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan.

2. Anggota DPRD Sumut 2009-2014 Tohonan Silalahi dari Rutan Polres Jakarta Timur ke Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan.

3. Anggota DPRD Sumut 2009-2014 Murni Elieser Verawaty Munthe dari Rutan Pondok Bambu ke Lapas Klas IIA Wanita Medan.

Baca juga  Lokasi pengukuran tekanan darah yang tepat kata dokter

4. Anggota DPRD Sumut 2009-2014 Dermawan Sembiring dari Rutan Polres Jakarta Pusat ke Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan.

5. Anggota DPRD Sumut 2009-2014 Arlene Manurung dari Rutan Pondok Bambu ke Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan.

6. Anggota DPRD Sumut 2009-2014 Syahrial Harahap dari Rutan Salemba ke Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan.

Enam orang tersebut telah divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 1 bulan kurungan.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...