Hukum AgrariaPapua Terkini: Polda Papua Barat antisipasi dampak aksi Jayapura

Papua Terkini: Polda Papua Barat antisipasi dampak aksi Jayapura

Manokwari terus membaik, saat ini masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Begitu pula di Sorong, Fakfak dan daerah lain

Manokwari ((Feed)) – Kepolisian Daerah Papua Barat mengantisipasi dampak aksi rusuh yang terjadi di Jayapura, Papua, agar tidak menjalar ke Manokwari dan daerah lain di Papua Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey di Manokwari, Jumat mengatakan, Papua Barat sudah cukup kondusif. Pihaknya tak ingin demonstran yang diwarnai aksi pembakaran dan perusakan di Jayapura merembet ke Papua Barat.

“Manokwari terus membaik, saat ini masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti biasa. Begitu pula di Sorong, Fakfak dan daerah lain,” ucap Krey.

Mengantisipasi dampak Jayapura, Polda Papua Barat intensif melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, agama serta perempuan.

Baca juga  Densus 88 geledah rumah di pemukiman padat Lengkong Kota Bandung

“Di Manokwari, Polres sudah mengumpulkan para tokoh agama hingga pemuda untuk membangun komitmen dalam menjaga keamanan agar kondusif. Di Sorong hal serupa pun sudah dilakukan,” paparnya.

Sementara dari aspek pengamanan, Polda Papua Barat sudah memperketat penjagaan terhadap seluruh objek vital. Itu dilakukan untuk menekan potensi aksi perusakan fasilitas bangunan serta sarana penting lainya.

“Inikan kita sedang mengalami kesulitan untuk mengakses jaringan internet karena masih diblokir. Gedung Telkom dan sarana telekomunikasi semua kita perkuat pengamananya,” ujarnya.

Polisi juga ditempatkan untuk memperkuat pengamanan fasilitas Pertamina, PT PLN serta objek lain yang berpotensi menjadi sasaran amuk demonstran.

“Yang pasti sejauh ini Papua Barat cukup kondusif. Semoga apa yang kita khawatirkan tidak terjadi Manokwari,” kata Krey, berharap

Pihaknya pun mengimbau masyarakat di Papua Barat tidak terpengaruh dengan peristiwa yang terjadi di Jayapura. Papua Barat harus aman agar pembangunan kembali berjalan dengan lancar.

Baca juga  KPK kembali panggil mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada

Ia menambahkan, saat ini personel bawah kendali operasi (BKO) yang diperbantukan dari lima Polda ke Papua Barat masih siaga di sejumlah daerah. Ribuan personel Brigade Mobil itu siap dikerahkan untuk mengamankan Papua Barat.

“Kita juga di back up penuh personel TNI. Kapan pun mereka siap diturunkan untuk membantu Polri,” tegasnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...