Hukum AgrariaPolisi selidiki kasus pembuangan bayi

Polisi selidiki kasus pembuangan bayi

Blitar ((Feed)) – Aparat Kepolisian Resor Kota Blitar, Jawa Timur, melakukan penyelidikan kasus temuan jenazah bayi yang diduga dibuang sebab ditemukan di Sungai Brantas, tepatnya Desa Gandekan, Kabupaten Blitar.

“Kami masih melakukan penyelidikan temuan mayat bayi ini yang diperkirakan jenis kelaminnya perempuan. Kami akan melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kota Blitar AKP Heri Sugiono di Blitar, Kamis.

Ia mengatakan, jenazah bayi tersebut pertama kali ditemukan warga terhanyut di Sungai Brantas melewati penyeberangan. Jenazah itu lalu ditepikan oleh warga dan temuan itu langsung dilaporkan ke polisi.

Polisi yang mendapatkan laporan itu juga langsung ke lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi mata termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah bayi yang diperkirakan masih baru dilahirkan itu juga langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi.

Baca juga  RUU KPK justru melemahkan indepedensi

Saat ditemukan, ari-ari bayi juga terlihat kering. Namun, kondisinya sudah mulai membusuk. Polisi kini meminta warga terutama perangkat yang mengetahui ada ibu hamil dan sudah melahirkan agar melapor ke petugas guna dilakukan pendataan.

“Kami juga mengharapkan bantuan dan informasi dari masyarakat, mungkin ada tetangga yang hamil dan hari ini melahirkan atau beberapa hari sebelumnya, agar diinformasikan ke polisi terdekat,” kata dia.

Muhaimin (45), warga yang mengetahui jenazah itu awalnya tidak mengira benda yang terseret arus air itu adalah sesosok bayi. Dirinya kaget dan dengan rekannya langsung berusaha untuk menepikan tubuh bayi tersebut.

“Tadi kami melihat mayat bayi yang terhanyut di sungai brantas melewati penyeberangan, akhirnya ditepikan,” kata Muhaimin.

Lokasi temuan jenazah bayi itu sempat menjadi perhatian warga. Mereka penasaran dengan informasi temuan jenazah itu, sehingga ingin mengetahui secara langsung ke lokasi, yakni Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Daerah tersebut merupakan wilayah hukum dari Mapolresta Blitar.

Baca juga  Pengamat ragukan pelaku penyerangan Wiranto terkait JAD

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...