Hukum AgrariaPangdam I/BB lepas 400 prajurit ke perbatasan Atambua

Pangdam I/BB lepas 400 prajurit ke perbatasan Atambua

Dumai ((Feed)) – Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadilah melepas keberangkatan 400 prajurit Yonif 132/Bima Sakti yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste Sektor Barat ke Atambua Provinsi Nusa Tenggara Timur, di Dermaga A Pelindo Dumai, Rabu.

Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) itu secara resmi akan diberangkatkan pada Jumat (23/8) menggunakan KRI milik TNI Angkatan Laut melalui Pelabuhan Dumai menuju Atambua, NTT, dan bertugas selama sembilan bulan ke depan.

Pangdam Fadilah mengatakan prajurit yang dikirim ke daerah perbatasan itu adalah mereka yang terpilih mendapat kehormatan dan kebanggaan untuk menjalankan tugas mulia menjaga dan mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Penugasan bagi prajurit merupakan satu kehormatan, bukti nyata TNI sebagai komponen pertahanan NKRI, dan daerah perbatasan diperlukan pengamanan agar konflik dapat dihindari sedini mungkin,” kata Fadilah.

Baca juga  Polda Riau temukan tanaman sawit lahan bekas terbakar PT SSS

Menurut dia, prajurit yang ditugaskan ke perbatasan diharapkan mampu menunjukkan prestasi gemilang dan terbaik, menjaga penampilan sikap dan berperilaku positif agar kehadiran diterima dan mendapat pengakuan sebagai pengawal, menjaga dan mengamankan keutuhan NKRI.

“Agar dapat mengemban tugas dengan baik, prajurit perbatasan harus memiliki kemampuan, di antaranya mampu berkomunikasi sosial baik, dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi timbul gangguan keamanan,” katanya.

Selain itu, prajurit harus memahami kultur masyarakat setempat, menghargai adat istiadat dan kearifan lokal agar terjadi hubungan harmonis, serta bisa mengendalikan diri dengan tidak melanggar hukum dan hak asasi manusia.

“Laksanakan tugas mulia dengan baik dan berikan manfaat pada masyarakat, para perwira agar memberi atensi ke prajurit supaya tidak terjadi hal tidak diinginkan di wilayah penugasan,” kata Fadilah.

Situasi yang diawasi di daerah perbatasan, menurut Jenderal TNI Bintang Dua ini, di antaranya penyelundupan dan aktivitas ilegal lainnya, sehingga prajurit yang bertugas harus mampu mengatasi gangguan dan memberikan bantuan secara cepat dan tepat.
​​​​​​
Upacara pelepasan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132 Bimasakti itu dihadiri Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Muhammad Fajar, Wali Kota Zulkifli As, Komandan Pangkalan TNI AL Dumai Kolonel Laut Wahyu Dili, Kapolres AKBP Restika PN, Dandim Letkol Horas Sitinjak, Kajari Mat Perang Yusuf, dan sejumlah pimpinan TNI setempat beserta unsur pimpinan daerah lain.

Baca juga  Polda Jabar ungkap korupsi BPJS Rp7 miliar di RSUD Lembang

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...