Hukum AgrariaWabup Jayawijaya harap aparat tindak pengucap rasisme

Wabup Jayawijaya harap aparat tindak pengucap rasisme

Wamena ((Feed)) – Wakil Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua, Marthin Yogobi minta aparat penegak hukum menangkap serta memproses pengucap rasisme agar kejadian serupa tidak terulang.

Wabup Marthin di Wamena, ibu kota kabupaten Jayawijaya, Selasa, mengatakan rasisme dan persekusi tidak diperkenankan di Indonesia yang terdiri dari beraneka suku dan ras.

“UU melarang itu. Kita ada di dalam satu kebhinnekaan oleh karena itu kami harap penegak hukum mengambil tindakan tegas kepada pelaku yang mengucapkan, menyampaikan kata-kata yang tidak bersahabat, yang sifatnya rasis supaya diproses hukum,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Sosial Jayawijaya ini mengatakan sempat beredar isu akan dilakukan demonstrasi di Jayawijaya, dan pemerintah telah menyusun rencana antisipasi.

“Antisipasi bukan hari ini saja, dalam satu minggu ke depan kami akan antisipasi,” katanya.

Langkah awal yang dilakukan pemerintah adalah mulai melakukan patroli gabungan TNI/Polri dan Satpol PP di wilayah itu.

Baca juga  150 Kios terbakar di Oksibil, Papua

“Kami putar di Sinakma, keliling Kota Wamena, setelah itu kembali siap di depan Kantor Bupati,” katanya.

Wabup mengharapkan masalah yang terjadi di luar Papua tidak merembes hingga ke sendi kehidupan masyarakat Jayawijaya.

“Di Jayawijaya sampai hari ini aman terkendali untuk itu kami pesan kepada seluruh masyarakat Papua dan non Papua mari kita jaga hubungan baik yang sudah kita bangun selama ini,” katanya.

Pemerintah Jayawijaya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang menjanjikan perlindungan bagi masyarakat Papua di luar Papua.

“Kapolri juga sudah menyampaikan jaminan, oleh karena itu saya sangat yakin pemerintah daerah di sana pasti akan mengurus adik-adik kita dengan baik,” katanya.

Ia mengharapkan warga Jayawijaya terus bersama agar program pembangunan yang dilaksanakan selama ini berlanjut dengan baik.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...