Hukum AgrariaYARA laporkan pemukulan anggota DPR Aceh ke Mabes Polri

YARA laporkan pemukulan anggota DPR Aceh ke Mabes Polri

Saya melihat ada mahasiswa dipukuli polisi. Saya berteriak jangan dipukuli. Tapi, saya pun ikut dipukuli. Setelah insiden tersebut, beberapa mahasiswa dibawa polisi.”

Banda Aceh ((Feed)) – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melaporkan kasus dugaan pemukulan Anggota DPR Aceh yang juga Ketua Komisi I DPR Aceh Azhari Cage ke Mabes Polri di Jakarta.

Ketua YARA Safaruddin yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin, mengatakan, kasus tersebut dilaporkan ke Kapolri melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

“Kami melaporkan kasus ini agar Divisi Propam Polri mengusutnya. Apalagi pemukulan ini diduga dilakukan sejumlah oknum polisi yang sedang mengamankan unjuk rasa di DPR Aceh,” kata dia.

Dalam laporannya ke Mabes Polri, Safaruddin didampingi Sekretaris YARA Fakrurrazi, Direktur Hukum dan Advokasi YARA Yudhistira Maulana, dan Kepala Perwakilan YARA Aceh Barat dan Aceh Jaya Hamdani.

Baca juga  Gus Yusuf minta kepolisian menindak tegas penghina Banser

Dalam laporan tersebut, YARA juga melampirkan video pada saat pemukulan Anggota DPR Aceh dan beberapa kliping media yang memuat berita tentang pemukulan tersebut.

Safaruddin menyebut, rekaman video pemukulan terhadap Anggota DPRA Azhari Cage telah tersebar luas melalui media sosial. Dan ini dikhawatirkan memicu kemarahan luas di masyarakat Aceh. Dan kemarahan tersebut juga dapat berdampak pada institusi Polri di Aceh

“Insiden ini bisa berdampak kepada rasa kepercayaan terhadap institusi kepolisian di Aceh jika kasus pemukulan ini tidak diusut tuntas dan pelakunya tidak mendapatkan sanksi,” kata Safaruddin.

Sebelumnya, Anggota DPR Aceh Azhari Cage mengaku lembam serta tergores setelah diduga dipukuli sejumlah oknum polisi saat unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPR Aceh.

“Dari hasil visum dokter Rumah Sakit Bhayangkara, ada lebam di rusuk dan kepala serta ada goresan di punggung. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polda Aceh,” ungkap Azhari Cage.

Baca juga  Kawin yakin Thailand redam penyerang Indonesia

Azhari Cage mengaku dikeroyok dan dipukuli oknum polisi yang mengamankan unjuk rasa mahasiswa dalam memperingati 15 tahun perdamaian Aceh, Kamis (15/8).

Saat itu, Azhari Cage mengaku mendapat perintah pimpinan DPR Aceh menjumpai pengunjuk rasa. Azhari Cage mendapat tugas tersebut selaku Ketua Komisi I DPR Aceh didampingi Bukhari Selian dari Fraksi PAN selaku anggota komisi.

Saat unjuk rasa, kata dia, dirinya sempat menjumpai mahasiswa. Massa mahasiswa mendesak menaikkan bendera bulan bintang di satu dari dua tiang bendera utama DPR Aceh.

“Saya melihat ada mahasiswa dipukuli polisi. Saya berteriak jangan dipukuli. Tapi, saya pun ikut dipukuli. Setelah insiden tersebut, beberapa mahasiswa dibawa polisi,” ungkap Azhari Cage.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

ADVOKAT KAI GELAR KONGRES DI SURABAYA, PENGACARA SENIOR MAJU JADI CALON PRESIDEN

AGRARIA.TODAY – Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dipimpin oleh Erman Umar, akan melaksanakan Kongres ke IV KAI pada tanggal 30 Mei s/d 31 Mei...

Komnas HAM Soroti Polisi Gunduli 9 Petani Tersangka Pengancaman Proyek IKN

AGRARIA.TODAY – Masalah krusial terjadi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yakni sebanyak 9 orang ditangkap polisi buntut dugaan pengancaman terhadap proyek pembangunan Bandara...

MENTERI HUKUM DAN HAM YASONNA LAOLY MEMINTA TPDI TERUS MENYUARAKAN PERTANGGUNG JAWABAN PIDANA KERUSUHAN MEI 1998

AGRARIA.TODAY – Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly, tadi sore, 31/1/2024, pukul 15.00 WIB menerima Perwakilan ADVOKAT-ADVOKAT TPDI dan PEREKAT NUSANTARA (Petrus...